OPAC ( Online Public Access Catalog )
System katalog OPAC sering di artikan sebagai system katalog berbasis web, bisa juga disebut online katalog. Dalam “Dictionary of Library and Information Management” menyebutkan bahwa OPAC adalah sistem katalog perpustakaan berbasis elektronik yang bisa digunakan melalui terminal komputer untuk mencari informasi atau koleksi.
Menurut ALA Glosary of Library and Information Science menjelaskan bahwa OPAC adalah cantuman bibliografi dalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin dan disimpan dalam sistem komputer, pemakai dapat mengakses informasi secara terus menerus dengan pendekatan pengarang, judul, subjek, ISBN, atau gabungan dari omponen-komponen yang disebutkan.
OPAC merupakan singkatan dari online public access catalog. Adapun penjelasannya adalah pangkalan data yang berisikan cantuman bibliografi yang dirancang untuk dapat diakses melalui terminal (komputer) sehingga pemakai dapat langsung dan secara efektif mencari dan menemukan kembali informasi yang dibutuhkan tanpa bantuan staff.
Pendapat lain menyatakan bahwa OPAC adalah suatu pangkalan data dari rekaman-rekaman katalog yang dapat diakses oleh pencari informasi. Dan OPAC ini berfungsi sebagai katalog perpustakaan, yaitu katalog terpasang yang dapat diakses secara langsung oleh pencari informasi.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa OPAC adalah katalog berbasis komputer yang dapat digunakan oleh pemakai untuk mencari koleksi baik diperpustakaan, maupun unit informasi lainnya, dan OPAC memungkinkan seseorang menelusur informasi melalui judul, pengarang, subjek, kata kunci, penerbit atau gabungan dari kompunen-komponen tersebut.
Tujuan dan Fungsi Online Public Access Catalog (OPAC)
OPAC merupakan sarana mutakhir yang telah menjadi pilihan utama perpustakaan selain memberikan kemudahan bagi pengguna. OPAC juga memberi kemudahan bagi petugas perpustakaan dalam melakukan kegiatan pengatalogan dan lain-lain. Peralihan katalog manual ke bentuk online, disamping banyak menghemat waktu pengguna dalam penelusuran, juga mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan pengatalogan bahan pustaka baru. Katalog elektronik terbukti juga mampu mempromosikan koleksi perpustakaan sehingga penggunanya semakin tinggi. Tujuan lain menyatakan:
1. Pengguna dapat mengakse secara langsung ke dalam pangkalan data yang dimiliki perpustakaan.
2. Mengurangi beban biaya dan waktu yang diperlukan dan yang harus dikeluarkan oleh pengguna dalam mencari informasi.
3. Mengurangi beban pekerjaan dalam pengelolaan pangkalan data sehingga dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja.
4. Mempercepat pencarian informasi.
5. Dapat melayani kebutuhan informasi masyarakat dalam jangkauan luas.
Dari penjelasan di atas dapat dinyatakan bahwa tujuan penyediaan OPAC di perpustakaan adalah untuk memberi kepuasan kepada pengguna dan staf perpustakaan dan mempercepat pencarian informasi yang tersedia di perpustakaan. OPAC difungsikan untuk membantu pengguna di dalam sistem temu kembali informasi di suatu perpustakaan. Selain sebagai sistem temu kembali informasi OPAC juga berfungsi sebagai sarana untuk mengetahui status suatu bahan pustaka dan lokasi bahan pustaka tersebut. OPAC mempunyai kemampuan untuk menyediakan bantuan kepada pengguna dengan lebih mudah dibandingkan dengan katalog kartu, bukan hanya lebih banyak titik akses yang bisa diakses tetapi OPAC lebih fleksibel.
Keunggulan OPAC
Katalog adalah keterangan singkat atau wakil dari suatu dokumen. Katalog terhubung adalah jantung dari sebuah sistem perpustakaan yang terautomasi. Akan tetapi perpustakaan masih banyak yang menggunakan katalog kartu. Adapun alasan menggunakan katalog kartu yaitu : data koleksi lama belum dimasukan seluruhya dalam komputer. Katalog kartu dipertahankan karena mahalnya harga perangkat kerasnya dan kebanyakan perpustakaan belum sanggup untuk mengadakan komputer dalam jumlah yang sepadan dengan jumlah pengunjungnya. Akan tetapi katalog yang terautomasi menawarkan lebih banyak kelebihan bila dibandingkan dengan katalog kartu. Subsistem lain seperti OPAC dan sirkulasi berinteraksi dengan komputer dalam menyediakan layanan automasi. Sebuah sistem katalog yang dirancang dengan baik merupakan faktor kunci keberhasilan penerapan automasi perpustakaan. Sistem temu balik informasi yang disediakan memberikan kemudahan kepada para pengguna utuk mendapatkan koleksi-koleksi apa yang diinginkannya. Pada perpustakaan yang sudah melakukan automasi sistem temu balik informasi yang digunakan adalah OPAC (Online Public Acces Catalogue). Menurut Markey, pengguna lebih menyukai OPAC daripada kartu katalog karena : a) Menelusur di OPAC menyenangkan, b) Menelusur di OPAC menghemat waktu, c) OPAC menyediakan layanan baru, dan d) OPAC menyediakan ciri khas yang baru.
Daftar Pustaka
Yaya suhendar. Pedoman Katalogisasi: cara mudah membuat
Zaki Mubarok. . Penggunaan katalog online (OPAC) di Perpustakaan Pusat Unika Atma Jaya (Jakarta: Fakultas Adab dan Humaniora, 2010.(skripsi)
Karen Markey. “Thus Spake the OPAC User.” Information Tecnology and Libraries 12 (1) 87. Gale Sciences Standard Package. Artikel diakses dari Gale Database Online Unika Atma Jaya pada tanggal 26 Februari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar